Serenade Cinta Dibawah Bintang
San_pranocinta bintangCinta Satu Malamcinta satu malamcinta satu
Namun kini, ia akan menjalani semua ini sendirian.
Perlahan, Luna menatap bayangan dirinya di layar laptop. “Kalau ini mimpiku, aku harus melanjutkan. Walau tanpa kamu di sini,” ucapnya, lebih pada dirinya sendiri.
Ia bangkit, menarik napas panjang, dan berjalan ke studio kecil di belakang rumah. Di sanalah ia biasa melukis dan menyusun konsep animasi. Meja dipenuhi coretan, pensil warna, dan lembar-lembar moodboard. Tapi yang menarik matanya kali ini adalah sebuah sketsa kecil di pojok meja—gambar wajah Adrian, dibuat ketika mereka pertama kali bertengkar hebat dulu, tapi akhirnya berdamai.