CEO Kejam yang Jatuh Cinta
Mereka menyusuri taman itu, dan memilih untuk membeli jajanan lebih dulu.
“Val, di sana ada bangku,” ucap Clara.
Mereka berdua berjalan ke arah bangku itu dengan tentengan di tangan masing-masing. Mereka lalu melanjutkan obrolan mereka sambil menikmati es krim. Kali ini, topik pembicaraan mereka jauh dari soal Sean atau Putra. Mereka hanya tenggelam dalam kenangan masa remaja mereka, sambil menatap anak-anak kecil yang berlarian dengan gembira di sekitar taman.