Jejaka Emas
Gadis memang tengah membuat jamu godokan untuk murid-murid Perguruan Bambu Wulung.
“Pagi, Ningrum…,” sapa Jejaka pada Ningrum yang usia nya lebih tua sekitar lima tahun.
“Pagi kakang…,” sahut Ningrum seraya tersenyum teduh.
“Sedang memasak masakan apa,?” lanjut Jejaka. Padahal, sebenarnya Jejaka harus membantu murid-murid Perguruan Bambu Wulung latihan. Tadi, waktu pergi ke dapur untuk mengambil minum, tanpa sengaja Jejaka melihat Ningrum. Ada yang menyejukkan hati pemuda tanggung itu, tatkala matanya bertemu tatapan lembut Ningrum. Mata yang berbulu lentik dan memancar indah itu telah menggetarkan sendi-sendi kelaki-lakian Jejaka.
Bab Populer