Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JODOH HASIL RAMPASAN

JODOH HASIL RAMPASAN

Masih sempat aku lihat mereka saling melirik saat bahu mereka hampir saja bertabrakan. Aku memejam pasrah. Entah apa yang ada dipikiran kami bertiga sekarang ini. Dea yang menatapku heran dan tidak mengerti apa-apa, juga bang Haikal yang mungkin salah paham lagi dengan kehadiran Bima. Pria yang mengenakan jaket hoodie zipper kesayangannya itu melirikku sebentar, lalu bergegas masuk ke arah dapur untuk menuju kamarnya.
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 913 kali sebagai menjamah
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Entahlah, rasanya seperti mimpi saja." "Yuk, kita ke Orchard Road!" "Ke mana itu, Fah?" "Saras, di sini aku bukan Munifah, teman-teman aku panggil aku Ifa, Fah atau Munifah." "Jadi aku panggil kamu, Ifa?" "Yap, betul sekali." "Ifah sama Ifa gak beda jauh, gitu!" "Ya bedalah, Ifah ada huruf H sedangkan Ifa gak ada."
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai menjamah
Baca
+Pustaka
BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA

BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA

jelas Devon “Aku tidak bodoh, Anda memberiku pekerjaan pasti ada imbal baliknya, apa yang kamu inginkan?” “Siapa yang menyuruhmu menusuku, siapa orang telah menyuruhmu, untuk melenyapkanku?” Jamal tersenyum sinis, asap rokok menguar ke udara, “Aku tak tahu namanya, aku bahkan lupa dengan wajahnya, dia memakai topi, masker , bagiamana aku bisa mengenalinya,”jawab santai Jamal
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai menjamah
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU

sahut Mami Dina, matanya berkaca-kaca. “Kayak baru kemarin mereka kita jodohkan.” Keduanya tersenyum, lalu saling menggenggam tangan. Bagian paling seru dari acara itu adalah melempar rujak khas tujuh bulanan. Rujak buah yang telah diaduk dengan sambal khas dibungkus dan dilempar ke arah tamu wanita yang belum menikah. Marsha berdiri sambil memegang bungkusan rujak, dikelilingi oleh teman-temannya yang sudah bersiap menangkap.
10872 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai menjamah
Baca
+Pustaka
Liani April
Halo teman2, Harusnya cerita ini tamat hari ini, tapi editorku meminta bukunya diperpanjang sampai Desember. Jadi, kuharap kalian masih mau menemani kisah Tavira dan Darian sampai tamat nanti. Siap2 kisahnya akan makin intens dan baper, so kutunggu komentarmu. Terima kasih banyak sudah membaca~
Aurora Aurora
praaahh bnget, istrinya di kasih bekasan dr si Jalang Delaney ..!!! dr awal ciuman pertamanya buat Sijalang aja bikin MALES BACANYA,!!! jangan² Darian pernah BERTUKER PELUH sama si Jalang Delaney,!! jadi tambah males gw,!! CEO tapi TOLOL, GA BISA TEGAS, GA PUNYA KEBERANIAN UTK LINDUNGIN ISTRINYA
Baca Semua Ulasan
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

Tanpa aba-aba, ia langsung menekan bibirnya ke bibir Rendra. Itu bukanlah ciuman yang lembut, manis, atau penuh kasih sayang. Itu adalah ciuman yang ganas, kasar, dan memaksa. Casandra menekan bibirnya begitu kuat hingga terasa menyakitkan, seolah ingin menelan seluruh wajah Rendra ke dalam dirinya. Ia menggerakkan bibirnya dengan liar, bergesekan dengan kasar, bahkan sesekali menggigit bibir bawah Rendra dengan giginya yang tajam, membuat rasa perih seketika menjalar. Ia tidak memberi ruang bagi Rendra untuk bernapas, tidak memberi waktu bagi pria itu untuk bereaksi. Lidahnya bahkan mencoba memaksa masuk ke dalam mulut Rendra dengan kekuatan yang nekat, seolah sedang bertarung melawan sesua
440 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai menjamah
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Hadeuh, lagunya gak ada yang lebih aman, Mas?!” Tapi musik keburu jalan, dan yang lebih parah Mama Lia udah narik tangannya buat ikut goyang. “Ziva, sekalian olahraga suaral!” teriak Lia. “Indonesia idol, i'm comingg" Akhirnya Ziva menyerah. Dengan langkah pelan tapi percaya diri, ia mulai goyang kecil sambil ketawa ngakak. Tukang sound langsung sorak sorai, “Mantap Bu Ziva! Asik banget joget8!”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai menjamah
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Walau kaya bukan tolok ukur yang utama. *** Aku dan Azmi sedang pergi ke Indonesiamart. Kami sedang membeli beberapa camilan untuk dibawa buat mengisi perjalanan. "Mas Jamal," teriak Azmi. "Eh, Azmi. Beli apa Mi." "Beli jajan." "Banyak bener jajannya. Mau dibawa kemana?" "Korea Mas, kita mau ikut honeymoonnya Mas Azzam sama Mbak Caca." "Hah? Emang boleh?"
9.9124.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai menjamah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status