Indra, Reinkarnasi Para Dewa
Badak ini memang keras kepala, dia mengerti bahasa manusia, dia dengar ucapan Rai, tapi dia tidak ingin di atur.
"Apa yang kamu lakukan, badak jelek." Aku berseru, kesal juga dengan kelakuannya.
"Untuk apa mendaki yang pendek? Kalau itu salah, kita akan sia-sia melakukannya, lebih baik kita pergi ke bukit yang paling tinggi, kita bisa melihat lembah-lebah lain dari sana."
Ada benarnya juga yang dikatakan Risau, walaupun kita salah, sediknya kita bisa lihat lembah di balik bukit yang lain.
Hot Chapters