Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Istri Cadangan

Bukan Istri Cadangan

Gita balik bertanya pada sahabatnya. Caliana hanya terdiam. Semua undangan jelas dicetak secara khusus dengan mencantumkan nama tamu di setiap lembarannya, bukan semacam undangan dengan tulisan tangan yang bisa dibuat secara mendadak hanya karena ada sisa kertas.
10180.4K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
Undangan Pernikahan Suamiku

Undangan Pernikahan Suamiku

Judul: Undangan pernikahan suamiku. Part: 1. "Bu, ada undangan!" teriak Salman, Putra semata wayangku. Aku pun langsung keluar menghampiri, Salman. "Siapa yang ngantar, Nak?" tanyaku sambil meraih undangan itu. "Gak tahu, Bu. Tadi Salman dapat di bawah pintu." Aku bergeming mendengar penjelasan Salman. Perlahan kubuka, dan kubaca. Tertulis dua nama mempelai pengantin.
1034.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin

Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin

Di atasnya: jadwal, warna, kain, nama vendor, dan satu tulisan besar di tengah—HARI PERNIKAHAN. Undangan telah tersebar luas. Nama Arsenio Alvier dan Alexa Jennifer terpampang elegan. Dunia kembali berbisik, tapi kali ini dengan nada bahagia. Mansion hidup oleh persiapan: pelayan lalu-lalang, bunga berdatangan, gaun disimpan rapat di ruang khusus.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 433 Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Mereka bisa marah kalau luput tidak di undang. Setelah sepuluh tahun lebih baru mantu lagi. Tentu butuh persiapan secara matang. Untuk urusan gedung dan segala yang berkaitan dengan konsumsi, souvernir, hotel untuk menginap kerabat yang jauh bisa di handle pihak WO. Tapi urusan nama-nama orang yang di undang, jelas mereka berdua yang harus membuat catatan tersendiri. ***L***
10138.3K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as menulis nama undangan dan partner
Show Reviews (29)
Read
+Library
Ummu Syarifah
Jatuh cinta dengan karya kak Lis yang satu ini, part awal sudah dibuat up and down. Alur, twist, plot tertata dengan bagus membawa pembaca masuk ke dunia cerita. Seperti cerita Bara dan Delia serta karya kak Lis yang lain, banyak pesan moral yang disampaikan kepada pembaca. Sehat&sukses selalu kak
It is Me
cerita ini bikin para readers berharap tiap hari u baca up date annya... suka dengan ceritanya.... kalimatnya ringan, mudah dipahami, dan pastinya konfliknya itu lhooo.... bikin hati dan pikiran kita kek naik roller coaster... bener² terdabes authornya.... semangat berkarya, ditunggu crita barunya...
Read All Reviews
Cinta Yang Sesungguhnya

Cinta Yang Sesungguhnya

Lalu ia mulai membuka pita yang terikat di atas kotak tersebut. Kerutan di kening Martina semakin dalam tatkala ia melihat sebuah undangan berbahan akrilik yang sudah patah menjadi dua. “Apa ini? Undangan siapa? Kenapa patah kaya gini?” tanya Martina, hingga membuat Chandra yang ada di sampingnya ikut penasaran dan melihatnya. Tapi seketika mata Martina membulat saat ia membaca nama calon pengantin yang tertulis di undangan tersebut.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
Hatiku Tertawan Mafia Tampan

Hatiku Tertawan Mafia Tampan

Nama itu ditulis dengan tinta yang sedikit lebih tebal, seolah-olah seseorang ingin memastikan namanya tidak terlupakan. Di sampingnya, tertulis keterangan singkat dengan tulisan tangan yang kecil, tetapi tajam: “Pernah menjalin hubungan dengan Tuan. Undangan atas permintaan pihak ketiga. Waspadai intensitas interaksi.” Lorena membacanya berulang kali. Pernah menjalin hubungan dengan Tuan? Perutnya mengeras. Tangan yang menggenggam map itu sedikit menegang.
10869 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
Menjaga Jodoh Orang

Menjaga Jodoh Orang

Di bagian mempelai pria, dia menuliskan nama Gian, sementara di bagian mempelai wanita tetap tertulis namanya. Setelah selesai, dia memasukkan undangan itu kembali ke dalam kotaknya, menutupnya rapat, dan membawanya ke lantai bawah. Dia menyerahkan kotak itu kepada Terry. "Apa ini?" Terry bertanya dengan penasaran dan mencoba membuka kotaknya. Namun, Candice buru-buru menghentikannya. "Tunggu sampai tanggal satu bulan depan untuk membukanya," jawabnya dengan senyum samar.
21.9K viewsCompletedAdded to Library 525 Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

Tinggal satu hal terakhir yang belum final, yaitu daftar tamu undangan dan pengiriman undangan resmi. Alasan utama tertundanya hal itu adalah karena Katie belum ingin mengundang siapa pun dari Keluarga Tandean. Oleh karena itu, dia selalu menunda-nunda bagian ini. Setelah Miyano menanyakan dua kali, barulah Katie menyerahkan daftar undangan yang sudah dia sunting dengan enggan. Nama Alzham, Senia, Fadil, dan Markos semuanya telah dihapus. Hafiz hanya melirik daftar itu sekilas dan tidak mengatakan apa pun. Wajahnya tetap tenang seperti biasa. Namun, justru sikapnya yang begitu datar membuat hati Katie agak tidak tenang.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN

🍁🍁🍁 Nadia sedang membereskan meja kerjanya saat seorang staf datang membawa sebuah amplop putih berdesain unik. “Ini, undangan maksudnya untuk PapBri dan MamDi. Etdaahh! Soalnya ditulis sekalian." Cici mengerling seraya memberikan undangan tersebut pada Bu Bosnya. "Tadi kurir yang ngantar, MamDi." Nadia mengernyit. Ia merobek segel, menarik kartu undangan berwarna krem dengan aksen batik modern. Dan di sana, tertera nama yang membuatnya terdiam lama.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
Me & My Ex

Me & My Ex

Dia tak terlalu memperhatikan nama di kartu undangan. "Itu kok kayak Aldo dokter yang mau dijodohkan sama aku dulu? Mas inget gak, waktu di restoran yang kita ketemu bertiga," jelas Alena. Adam tersentak lalu mengangguk dan berkata, "Eh, iya. Kamu bener. Apa memang iya." Alena mengangkat kedua bahu karena undangan sudah diserahkan di depan sebelum mereka masuk. Lalu, mereka berdua mencicipi makanan dengan santai sembari menikmati hiburan dan bercerita.
1043.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as menulis nama undangan dan partner
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status