Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

“Kamu terlalu takut. Kita nggak salah, kan? Kenapa harus merasa bersalah?” Aku ingin menjawab bahwa rasa bersalah itu tumbuh bukan karena kesalahan, melainkan karena masa lalu yang belum selesai. Tentang Aisyah. Tentang anakku. Tentang kenyataan yang belum mampu kuhadapi dengan jujur di hadapan ayahku sendiri. Namun lagi-lagi, aku memilih diam.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
Life Hates Me

Life Hates Me

Kulihat perasaan bersalah itu tampak semakin jelas pada wajah mereka. Entah kenapa aku sama sekali tidak senang saat melihat mereka merasa bersalah karena sudah membuatku menderita, malahan aku merasa kesal dan marah. 'Apa dengan merasa bersalah akan mengubah hal yang sudah terjadi? Tidak, tidak ada yang berubah.' Kugeretakkan gigiku dan mengepalkan kedua tanganku. "Buang ekspresi yang menjijikan itu, kalian membuatku mau muntah."
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
Maid Kesayangan Bos Mafia

Maid Kesayangan Bos Mafia

Dalam dadanya, amarah dan rasa bersalah bercampur menjadi satu. ‘Aku terlambat…’
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

Beberapa detik kemudian Alisya tersadar dan buru-buru berdiri tegak. "Ma-maaf ... aku nggak sengaja," ucap Alisya terbata-bata. "Nggak apa-apa. Aku juga salah. Aku buru-buru, jadi nggak liat jalan. Maaf, ya. Kamu baik-baik aja, 'kan?" tanya lelaki itu.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
Mari Bercerai, Paman Kai!

Mari Bercerai, Paman Kai!

“Aku mulai merasa, sekeras apa pun usaha kita, mungkin kita memang nggak ditakdirkan untuk lepas dari rasa bersalah ini seumur hidup..” Kai menatapnya, wajahnya menunjukkan rasa sakit yang sama. “Ra, sejujurnya aku juga ngerasa udah gak kuat, Ra. Semuanya terjadi begitu cepat. Rasa bersalah ku sangat besar. Semua orang memojokkan aku dan menyalahkan aku. Aku sampai malu dan gak tau bagaimana harus menghadapi kalian semua dan ngebenerin semua keadaan ini.”
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 772 kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

Tuduhan Mandul dari Mertua dan Adik Ipar

Rera berkata lagi dengan nada pilu. Rasanya ia akan terus merasa bersalah jika sampai terjadi sesuatu yang buruk pada Mona. Ia akan terus menyalahkan dirinya sendiri jika sampai hal itu terjadi. "Maafkan aku, Mona. Kamu pasti bisa melewati semua ini." Rere berucap lagi.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
PENYESALAN

PENYESALAN

"Maafkan aku, Sayang. Maaf, aku janji takkan terulang lagi kejadian seperti ini. Maaf sudah membuatmu khawatir, maaf sudah membuatmu cemas dan berpikir hal yang tidak-tidak. Aku menyesal gara-gara kejadian semalam. Aku menyesal, Nadia. Gara-gara aku kamu pasti kesusahan." "Benarkah?" Nadia menatapnya dengan mata berkaca-kaca. "Iya Sayang, aku janji. Tidak akan ada hal seperti ini lagi. Aku akan lebih waspada. Semalam itu murni karena kebodohanku, aku anggap semua orang itu baik. Tapi ternyata tidak. Aku minta maaf." Nadia mengangguk. Hasbi mengecup puncak kepalanya berkali-kali.
9.7229.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Atasan Duda Itu Mantan Pacarku

Diantara rasa bahagia yang menguar ada rasa takut dan rasa bersalah yang menyertai. Semua pertanyaan yang kemarin menjejali pikiranku kini satu persatu mulai terjawab. Sebuah kenyataan yang memberiku rasa bahagia dan sedih dalam waktu yang bersamaan. Sebuah harapan dan juga sebuah ketakutan hadir dalam satu waktu. "Semua karena aku." Rasa bersalah terus mendekapku. "Mas mau memaafkanku?" "Aku kesal, aku sakit, tapi, apa aku terlihat membencimu?"
9.561.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai merasa bersalah
Baca
+Pustaka
Terlambat Mencintai Lisa

Terlambat Mencintai Lisa

"Apa Om tidak merasa bersalah sedikit pun?" Wajah Ben muram. Tentu saja dia merasa bersalah, bahkan sangat merasa bersalah sehingga saat ini rasa sedihlah yang menguasai hatinya. "Jika memang fakta itu benar, tentu saja Om merasa bersalah. Tapi bagaimana denganmu?" "Apa maksud Om? Tidak usah dipertanyakan. Sudah jelas aku merasa bersalah atas apa yang sudah kuperbuat pada Lisa."
1071.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai merasa bersalah
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
tadi itu author sudah up tapi kok belum muncul-muncul ya sampai sekarang? Lalu author cek di web ternyata akan rilis pukul 23:05. author gk tau kenapa bisa begitu padahal tadi pas update-nya sama sekali nggak setting jam.(☉。☉)!
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status