SELIR HATI
Ketegangan di ruang keluarga itu memuncak. Napas terasa berhenti , seolah apa pun yang keluar dari mulut seseorang akan berubah menjadi ledakan berikutnya. Dias berdiri di tengah, wajahnya penuh warna: marah, takut, tersinggung, tapi juga putus asa. Suara napasnya saja sudah menunjukkan betapa tertekannya ia.
“Apa salah aku sampai Ibu tega menjodohkan David dengan orang lain?”