Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

bisik Juned dengan suara gemetar ketakutan. Maudy berdecak kesal, ia merapikan dasternya yang sedikit berantakan dengan raut wajah yang tampak sangat kecewa karena kegiatannya terganggu. "Ck, Mamah ganggu aja," gumam Maudy pelan sambil menatap Juned dengan senyum yang masih menggoda.
9.9218.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Devil (Indonesia)

Devil (Indonesia)

Ucapku berusaha menenangkannya. “Entahlah..” Ia menjawab dan mengembuskan nafasnya kasar. “Aku merasa tegang, khawatir, takut dan excited di saat yang bersamaan.” Jawabnya. “Kau akan baik-baik saja. Trust me!”
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 962 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

“Oh iya Mas, besok siang mungkin aku akan berangkat. Kira-kira sampai di sana pukul berapa?” “Mungkin 4-5 jam perjalanan. Ya sudah kalau begitu kamu istirahat, besok biar badan lebih segar. Aku di sini sudah tak sabar menunggumu.” Untuk kesekian kalinya aku merasa ada sesuatu yang tidak bisa kuungkapkan dalam hatiku, seperti ada sesuatu yang mengganjal. Perasaan itu tidak bisa dikatakan kebahagiaan dan juga tidak bisa dikatakan sebagai kesedihan. Sekiranya hanya bisa disebut keresahan, tidak lebih. Kiranya jika diibaratkan pasti seperti pagi buta yang begitu dingin dan pemandangan kabur, karena diselimuti kabut. Jadi tidak bisa melihat lebih jauh dari kabut, selebihnya hanya kehati-hatian y
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
The New World

The New World

Jiwa Melisa sudah melewati ambang batas kewarasan dan ia tengah mendengar bisikan-bisikan. [Kenapa dia melakukan itu? Kenapa dia bersenang-senang diluar, kembali ke rumah, lalu menatap anaknya yang sekarat dengan pandangan seolah-olah dia khawatir?] Baram terus berbicara sementara pikiran Melisa terus dipenuhi bisikan-bisikan. Kecemburuan, kemarahan, frustasi, kebencian, semua menumpuk dalam dirinya. Melisa berbalik memunggungi Baram. Tangannya membuka laci di sebelah tempat tidur Eira.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Seadanya

Seadanya

"Yaampun kok bisa lupa seharian buat ngabari ibu tadi" [Maaf buk erika lupa ngabari, nggak pegang hp soalnya tadi kerja. Ini karena udah mau sepi dan tutup tinggal nunggu penggunjung terakhir selesai, dan beres - beres, kemungkinan satu jam lagi erika baru pulang] [Hati - hati ya, langsung pulang] [iya buk 😘] Bersambung Ada yang udah lama kepikiran siapa riski??
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Tatapannya mengeras sepersekian detik bukan marah, melainkan cemas yang ditahan rapi. “Kamu kenapa?” tanyanya lebih pelan. Anya mengangkat bahu, berusaha tersenyum. “Gak apa-apa kok. Cuma pusing dikit. Mungkin semalam kecapekan.” Jawaban itu tak sepenuhnya meyakinkan Nares. Ada perasaan tak enak yang mengendap, samar tapi mengganggu. Namun wajah Anya terlihat baik-baik saja. Berdiri. Sadar.
849 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
GODAAN PRA NIKAH

GODAAN PRA NIKAH

tegur mas Radit suatu ketika “Aku nggak ngrasa repot kok mas, aku malah seneng” jawabku “Terserah kamu ajalah” jawabnya Aku tak tau kenapa akhir akhir ini mas Radit berbeda. Dia selalu mempersalahkan hal kecil. “Mungkin dia pusing dengan kerjaan yang sangat padat ditambah hari pernikahan yang semakin dekat” pikirku entahlah....
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Dia juga malas diajak ke kantin, katanya bau semua makanan di sana membuatnya mual. Marta pikir sahabatnya ini mungkin stres dengan permasalahannya yang terpendam. “Risa, apa ada sesuatu? Apakah orangtuamu bertengkar lagi sepanjang malam, makanya kau sulit tidur belakangan ini?” tegur Marta merasa cemas. "Sejujurnya, aku merasa aneh belakangan ini," ujar Marisa dengan suara yang terdengar ragu. "Tapi aku tidak tahu apa yang terjadi padaku."
1099.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Duda Meresahkan

Duda Meresahkan

tanya Bayu dengan wajah khawatir. Nitha merasakan hatinya begitu bahagia melihat Bayu yang ternyata masih peduli padanya. "Aku hanya merasa sedikit pusing. Maklumlah baru saja sampai dari luar negeri. Mungkin masih mengalami Jet Lag. Gak apa-apa," Nitha sengaja menyandarkan kepalanya di bahu Bayu yang tengah memeluk dirinya.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Ia diam merenung, seperti ada hal yang tak berhenti berlalu lalang di pikirannya. “Ini pikiran Kyra kenapa sih? Gak bisa diajak kompromi, dah capek Kyra mau tidur ya Allah,” gumam Kyra dalam hati, ia tak henti hentinya merubah posisi tidur karena kurang nyaman dan pikirannya yang terlalu berisik. “Kok jadi kepikiran kak Abian, astaghfirullah.” Kyra mengusap wajahnya dengan kedua tangan yang halus, ia mencoba menolak pikiran pikiran aneh di kepalanya.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai meresahkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status