Legenda Tongkat Semesta
Mareka bernama Huli, Chongtao, Thaipey, Bei-Hung, dari perguruan Gagak Hitam yang merupakan pendekar pedang, sementara sisanya bernama Shioma, dan Meng, keduanya adalah ketua dari perguruan Kelabang Biru sebagai pendekar pengguna golok.
“Berengseek, manusia tua itu meninggakan musuh yang merepotkan,” kesal Asgar.
Ular tengik tersebut segera merubah tubuhnya sedikit lebih besar menjadi seukuran tubuh manusia dewasa.
Asgar harus menyeimbangkan energi tenaga dalamnya agar dapat mengimbangi ke 6 musuh barunya.
Menyaksikan ada ular kecil yang tiba-tiba berubah membesar dihadapan mereka, ke-enam ketua perguruan aliran hitam tersebut serentak mundur mengambil jarak.
Sikat na Kabanata