Sang Sekretaris
“Papa bisa mengerti kalau kamu sekarang mungkin sedang jenuh, dan bosan dengan pernikahan yang sedang kamu jalani. Tapi, Ga, coba ingat lagi masa-masa bahagia yang pernah kamu jalin dengan Vira. Jangan sampai menyesal di kemudian hari.”
Sejenak, rentetan kalimat yang dilontarkan sang papa itu mampu membuat Aga berpikir keras. Beberapa fakta yang diungkap sang ayah memang benar adanya. Pria di usia Aga saat ini, memang tengah memasuki midlife crisis. Aga pun tidak menampik, kalau gejolak di dalam dirinya saat ini benar-benar seperti remaja yang tengah kasmaran kepada Bening.
Aga penasaran. Sebagai seorang pria dengan insting memburunya, ia ingin mendapatkan perhatian lebih dari Bening dan ing
Hot Chapters