Antara Cinta dan Luka
Ia menatap penonton, ribuan wajah seperti lautan bintang di malam Jakarta, dan nada awal Nada di Tengah Hujan mulai mengalir dari bibirnya, meski lampu sorot masih berkedip.
Ponsel Rian bergetar lagi—WA dari Vita: Rian, lo pikir nangkap Hendra cukup? Nikmati kegelapan malam ini. Lampu panggung tiba-tiba padam, sorakan penonton berubah jadi gumaman bingung. Naya berdiri di tengah kegelapan, suaranya tetap mengalun, seperti mercusuar di tengah badai.