TERGODA IPAR
teriaknya kencang.
***
"Firmaaaan, tidaaaaak!"
Aku terbangun dari tidur panjangku, aku bermimpi buruk tentang Firman yang menyakiti dirinya sendiri. Napasku tersengal-sengal.
"Win, kau sudah sadar. Syukurlah."
Aku menoleh ke sumber suara, kemudian melihat sekeliling, kenapa aku berada di rumah sakit. Aku mer@ba kepalaku yang terdapat perban, kemudian menekannya. Benar, sakit.