Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nice to Meet You Again

Nice to Meet You Again

Ah, mungkin kurang tepat bila Meliana menyebutnya rumah baru saja, pasalnya itu rumah kontrakan baru yang akan mereka tempati. Tapi, bahasa Juna dan Rika mengatakan seolah-olah itu rumah baru mereka semua.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 577 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Ronald terdiam sejenak, ia nampak menghitung-hitung dalam hati untuk mencari angka yang menurutnya pantas bagi sahabatnya itu. "Ya udah, kalau kamu maksa gitu. Lima juta aja pertahun. Gimana? Itu rumah masih baru banget, catnya aja masih seger, belum pernah aku tempati sama sekali sejak serah terima kunci. Tadinya cuma buat tabungan aset aja sih buat masa depan." Mendengar angka lima juta rupiah per tahun untuk sebuah rumah di perumahan yang baru, mata Sarah dan Pram seketika berbinar.
1061.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti

Kehidupan Kedua Pengantin Pengganti

Zafira menatap rumah besar di hadapannya. Rumah yang pernah menjadi rumahnya. Rumah tempat ia memulai kehidupan baru bersama pria yang dulu sangat dicintainya. Rumah yang pernah dipenuhi harapan dan impian sederhana tentang keluarga yang bahagia.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

tentu saja mata Robi berbinar senang saat mendengar ada mainan banyak di rumah barunya. "Mau, Nek, Robi mau tinggal di rumah baru." "Nah, kalau Robi mau tinggal di rumah baru, Robi harus sabar karena ayah dan bunda lagi urus rumah barunya." Robi benar-benar menghapus air matanya. Anak kecil itu sudah terhipnotis dengan kalimat iming-iming dari neneknya.
1090.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Kalau anak-anak Mas Anjar dan Mbak Fatma sudah agak besar, mereka semua ada di pesantren. Sungguh berkah yang luar biasa, jalan rezeki yang tidak pernah kusangka-sangka. Kami semua bersemangat memulai usaha baru ini. Rumah baru yang sedang kami bangun terpaksa harus menunggu giliran dana, uang yang ada dialokasikan semua menjadi modal usaha. Semoga rumah kami di kampung Mas Pamuji cepat laku. Dunia baru yang mengalihkan perhatianku, berkatnya aku tidak lagi memikirkan masalah ibu dan Nurma. Aku bahagia.
75.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Keluarganya juga dari kalangan baik dan bukan orang sembarangan. Apakah aku bermimpi? Tetapi, jika saja ini mimpi aku malah merasa enggan untuk bangun. Ya, ini saatnya untukku berbahagia, bukan? Aku, akan segera berumah tangga dan mempunyai anak-anak yang lucu. Ya Allah, aku merasa begitu terharu dengan semua ini.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Anaya menarik napas panjang, “aku mulai belajar untuk tidak takut. Tidak takut untuk mempercayaimu lagi.” Di rumah, Revan dan Anaya duduk di ruang keluarga. Di atas meja, ada beberapa gambar yang Revan buat beberapa hari sebelumnya. Itu adalah gambar rumah yang ingin mereka bangun, impian mereka tentang masa depan yang baru. Anaya menatap gambar itu dengan serius. “Rumah ini… terasa seperti rumah yang kita impikan bersama. Tempat kita akan membangun hidup baru bersama Nayara, tempat kita bisa mulai lebih banyak bicara tentang masa depan.”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

Tempat sebagian ibu-ibu yang satu jenis dengannya selalu berkumpul. “Tahu tidak ternyata tetangga baru kita itu benar-benar banyak uang. Lihat saja dalam waktu sekejap rumahnya sudah berubah jadi bagus. Belum lagi sebentar lagi dia akan mengadakan syukuran untuk rumah barunya.” Dengan hati berbunga-bunga Bu RT memberitahu berita bahagia itu pada warga yang kebetulan ada di warung.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Kelakuan Papa Mertua

Kelakuan Papa Mertua

Di telinga Riana, Ibu berbisik, “Rumahmu bagus banget, Ri. Ibu dan Bapak sudah sempat keliling tadi. Ada kolam renangnya juga, enggak nyangka sebagus ini. Ya Alloh, begjo banget kamu.” Riana tersenyum. Ibu dan Bapak memang baru kali ini melihat rumah barunya. Riana sendiri tidak menyangka akan dibelikan rumah semewah ini. Bahkan barang-barang bawaan dari rumah yang dulu, akhirnya ditempatkan di kamar pembantu, sebab sudah ada penggantinya yang jauh lebih bagus.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Perlahan Beni memutar setir dan mobil pun berhenti tepat di depan gerbang rumah baru yang akan kami tempati. Beni membuka kunci pintu mobil dan turun untuk membuka gerbang yang bercat putih itu. Pun mobil supir pengangkut barang—perabotan rumah kami juga ikut mengeluarkan semua isi yang sempat memenuhi ruang belakang. “Mama, kita udah sampai rumah baru sekarang?” tanya Andita yang tampak ceria dari raut wajahnya. “Wah, besar banget rumah baru kita, Ma,” timpal Andin yang ikut turun dari mobil dengan mendongak ke arah atap rumah dan depan bangunan yang modelnya mungkin lama tapi menarik.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai mimpi punya rumah baru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status