Istri Yang Tersisihkan
Nafasnya memburu menandakan jika Aisyah benar-benar sangat terkejut dengan mimpi tersebut dia melirik ke arah Okta kemudian pria itu memberikan air putih kepadanya.
"Minum dulu sayang." Aisyah pun meminum air tersebut. "Ada apa? Kenapa kamu berteriak?"
"Bang, aku mimpi Papa. Entah kenapa mimpi itu terasa begitu buruk? Aku takut terjadi apa-apa sama papa, Bang," jawab Aisyah dengan raut wajah yang cemas.
"Ya ampun sayang! Aku kira apa ... itu hanyalah mimpi buruk, jangan terlalu kamu pikirkan. Mimpi itu kan hanya bunga tidur, sudah ... lebih baik sekarang kamu tidur lagi ya."