Mencintai Suami Adikku
Astagfirullah, aku mulai membayangkan yang tidak-tidak, kotor sekali pikiran ini.
“Bukankah wajar jika wanita yang sudah menikah akan hamil? Aku hanya bilang kalau, Bang Hasan, bukannya hamil beneran,” tekanku lagi. Pemuda di depanku ini terlampau polos, atau mungkin berpura-pura polos, entahlah aku tidak ingin mendalami hal ini.
“Hamil gimana maksudmu, Zahrah? Kami tidak pernah ... melakukannya.”