Terikat Kontrak
Tepat ketika Dhananjaya menatap Indah, wanita itu tertawa keras hingga membuat Dhananjaya bertanya kesal, “Apa yang kamu lihat? Apa itu lucu?”
Indah menghentikan tawanya, berkata lemah lembut, “Bolehkah aku mengatakan bahwa yang aku lihat sekarang ini adalah mimpi? Memiliki suami sepertimu, dan memiliki dua anak yang sangat tampan dan cantik.”
“Kamu tidak sedang bermimpi.” Dhananjaya menggeleng tegas, meyakinkan bahwa ini bukanlah sekadar mimpi.
“Aku rasa ini mimpi, dan aku harap mimpi ini tidak cepat berlalu.” Indah masih saja dengan perasaannya, yaitu pernikahannya bersama Dhananjaya hanyalah mimpi indahnya.
Hot Chapters