Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

batinnya menyimpulkan. Setelah melewati belasan formasi dan array jebakan akhirnya mereka tiba di sebuah area yang cukup lapang. Tampak di area tersebut berdiri sebuah pohon besar yang batangnya begitu lebar dan berwarna hitam legam dengan tinggi sepuluh meter dan memiliki lebar dua puluh meter dimana setiap dahannya ditumbuhi daun yang begitu rindang. Shizi yang melihat bentuk pohon itu berpikir jika bentuknya seperti sebuah gerbang yang terbuat kayu besar.
9.4162.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Namun, Bruaaaak Secara tiba-tiba pohon-pohon itu turun dan akan menghantamku dari atas, namun hanya sepersekian detik ketika pohon besar itu sampai ke arahku. Tiba-tiba, pohon besar itu seperti meledak dari dalam, sebuah pohon besar yang sepertinya akan susah apabila dipotong oleh gergaji mesin sekalipun. Kini meledak dengan mudahnya dari dalam dan kayu-kayunya berhamburan ke segala arah. Aku yang pada saat itu masih terjatuh kini terpental kembali, Sima yang tidak sadar terlempar sangat jauh dan menghilang entah kemana.
9.8682.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.9K kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Mimpi Buruk di Kamar Adik Ipar

Mimpi Buruk di Kamar Adik Ipar

Rupanya dia menangis di dalam mimpi buruknya. “Apa yang kamu lihat, Mas?” kuminta dia menceritakan mimpinya kali ini meski di dalam ajaran agamaku bahwa menceritakan mimpi buruk adalah sesuatu yang harus dihindari, karena bisa saja syaitan bermain-main di dalamnya untuk menggoyahkan iman manusia. “Fara meninggalkan Mas,” jawabnya dengan suara lemah.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Baca
+Pustaka
Goyangan Pohon Beringin

Goyangan Pohon Beringin

ucap Wandi tertahan. “Apa-an? Di mana? Di bawah pohon beringin tadi? Kagak tuh, emang lu ngerasain apa? Jangan ngadi-ngadi lu Brow,” ucap Adrian sambil menerima teh manis yang baru di berikan pemilik warung. “Ngadi-ngadi gimana? Gue hanya pernah dengar kalau setiap pohon besar itu selalu ada penunggunya, bukan bercanda.” “Nah, emang ada kan? Tadi itu Kakek yang ngusir kita dari sana. Lu sadar nggak? Mukanya kayak hitam gitu seperti kebakar.”
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Baca
+Pustaka
Saat Terbangun dari Mimpi

Saat Terbangun dari Mimpi

Dari kaca spion, kulihat ia masih berdiri di tempat yang sama, seperti patung yang ditinggalkan seluruh dunia. Malam itu, aku bermimpi buruk tentang hari kematian adikku. Diriku berlutut di samping jasadnya yang dingin, menangis histeris. Rafael dan Selena berdiri tidak jauh dariku, menatapku dengan wajah dingin. Aku pun terbangun dengan tubuh dipenuhi keringat dingin. Aldo ternyata sudah berada di samping, menepuk punggungku dengan lembut, menenangkanku.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Baca
+Pustaka
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Tak berani menatap sang nenek. "Pohon asam mana?" "Yang mau ke arah Goa." Seketika kedua mata Nek Sami melotot dan membulat. Raut wajahnya tampak tegang. Membuat Nayla dan Angel juga ikut tegang. "Pohon asam yang besar dan tua itu?" Nayla hanya manggut-manggut. "Ya Allah, Nay ... itu pohon angker. Dulu pernah ada pembunuhan di tempat itu," ucap Nek Sami sambil memegang kepalanya yang terasa berdenyit.
1025.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Dua sosok duduk di bawah pohon, Diao Yin membuka bekal dari putri Sahara, ia menikmati makanan hangat, Lan Shi merasakan ada energi misterius di hutan wilayah utara. "Apa yang sebenarnya ada di hutan ini? Kenapa aku merasakan energi aneh?" "Ayah .. apakah kamu tidak tahu kalau hutan ini paling jarang dilewati orang!" "Maksudnya?" "Hutan ini di bilang angker!" "Em… setelah ini aku akan memeriksa keadaan sekitar, mungkin kita bisa menemukan sesuatu!"
9.5455.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Ia merasakan energi yang berbeda-beda terpancar dari setiap tanaman, beberapa terasa ramah, beberapa terasa berbahaya, dan beberapa terasa misterius. Ardian mengangguk, Mata Garudanya mulai bekerja. Mata kirinya yang bersinar mampu melihat lebih jauh dan lebih jelas daripada mata biasa. Ia melihat ukiran-ukiran kuno yang terpahat di batang pohon, simbol-simbol yang rumit dan penuh misteri. Ukiran-ukiran itu tampak seperti teka-teki yang harus dipecahkan. "Aku melihat teka-teki di pohon-pohon itu," kata Ardian. "Kita harus memecahkannya untuk bisa melewati hutan ini."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Baca
+Pustaka
Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Disana masih banyak genangan darah yang belum dibersihkan. “Hoek! Aku mual banget Bim! Aku nunggu di luar saja!” ucap Anto tidak sanggup melihat banyak darah. Bimo mengabaikan rasa mualnya, dan menyenter ke arah cermin. Disana dia melihat ada gambar pohon yang tidak memiliki daun, namun memiliki akar yang sangat kuat dan mencengkram sebuah gambar yang berbentuk jantung manusia. Di bawah gambar ada simbol garis melintang yang membentuk angka 8.
9.8702.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.2K kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

Ki Gendeng bicara di dalam kepala Nurlaila, “Lihat ke depan, kita sudah berhasil mencapai pohon besar.” Nurlaila membelalak. Pohon besar yang dimaksud Ki Gendeng berukuran raksasa. Dan, seperti yang sudah dia duga sebelumnya, pohon itu bukan pohon biasa. Ada jiwa-jiwa tersesat yang terperangkap di dalamnya. Nurlaila mendekat, semilir angin berhembus, membelai wajahnya, mengantarkan bisikan-bisikan penderitaan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai mimpi melihat pohon besar angker
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status