Hasrat Terlarang dengan Atasan
Gaun yang pernah dia bayangkan akan dipakainya di altar bersama Erlangga, gaun yang kini hanya menjadi saksi bisu akan mimpi yang hancur.
Venina meraih gaun pengantin itu dengan gemetar. “Semua ini hanya mimpi," gumamnya dengan lirih, jari-jarinya menyentuh kain halus itu, mengingatkan akan mimpi-mimpi yang hancur di dalam hatinya. Mimpi untuk berdiri di samping Erlangga di hari pernikahan mereka, sekarang terasa begitu jauh dan mustahil.