Menikah dengan Tetangga Jutek
Mirip ujian matematika saja, guman Sekar dalam hati.
“Delapan deh, Bu!” hitung-hitung lihat dulu deh, kalau delapan jadinya seberapa. Jadi, besok sudah nggak salah! Batin Sekar.
Sekar pindah ke tempat lain. Ternyata, ada penjual ayam yang menjual potongan terpisah, mau bagian dada, paha, sayap, kepala, dst.
Sekar manggut-manggut. Jadi lain kali dia bisa membeli di tempat lain juga. Memorinya mencoba merekam.