Istri Pelit Bin Medit
Aku langsung mengangsurkan kresek belanjaan pada Tami, dan bergegas siap-siap mandi.
"Ya ampun, Baaang ... Kok beli ayam, sih? Di rumah juga banyak ayam kita," protes Tami sebelum aku masuk ke kamar mandi.
Aku sudah bisa menebak, Tami pasti bakal protes dengan apa yang aku beli.
"Ayam kita banyak pun, tapi kamu gak pernah ngizinin buat dipotong, kan? Ya buat apa?" Tandasku.
"Kan pernah juga kita motong, Bang," ucapnya membela diri.