Menikah Karena Salah Paham
"Enggak, cuma pingin tahu aja, pernikahan itu apa cuma butuh duwit? Karena orang merasa begitu beruntung jika menikah dengan orang kaya, bukankah agama jauh lebih penting?"
"Lha, piye kamu itu, Li. Ngerti agama itu yo emang penting, tapi duwet yo gak kalah penting toh? Hidup itu sing realistis saja, gak usah sok idealis gitu. Kita cukup tahu cara ngibadah yang bener, ngerti dasar agama, gitu uwes cukup. Kecuali kamu itu anak e Kyai, yo kudu ngalim. Kalau cuma tukang ngelulur kaya aku, ya pokok ngerti wae sik. Yang laine manut wong alim saja. Hahaha…. " Yatik tergelak sebentar kemudian melanjutkan pembicaraannya, " Hidup itu sing seimbang, baru kamu bakal tentrem."
Hot Chapters