Terpaksa Menikah Lagi
ucap Dokter Ardian seraya duduk di sofa.
Citra tersenyum sinis. “Pesta pernikahan kita? Pernikahan kita apanya, Mas? Kamu selalu begitu kan? Semakin ke sini, aku semakin mengenal sifat kamu. Dulu, kamu mempersiapkan pernikahan kamu dengan Mbak Widia. Nyatanya apa? Kamu menikah denganku. Kamu hancurkan hati Mbak Widia yang sedang bahagia di atas awan. Dan sekarang, Mas bilang akan mempersiapkan pesta pernikahan kita? Dan nanti pas di hari H, Mas bersanding dengan wanita lain! Iya, kan?” sembur Citra dengan emosi yang meledak ledak.
Citra merasa sangat takut kalau apa yang dialami Widia, akan menimpa dirinya juga. Ia tahu, hukum karma pasti ada.
الفصول الرائجة