Cinta Gila Putra Konglomerat
“Belum, katanya masih diperjalanan ke sini.”
“Jadi dari pagi kamu belum makan?” selidik Pamela.
“Sudah, tadi pagi pesan gofood. Aku kangen kamu, semalam aku mimpi buruk,” rengek Tirta berubah manja.
“Mimpi apa?” tanya Pamela sambil mengusap pipi Tirta, dia—menahan tangis.
“Aku mimpi, kamu ninggalin aku. Pamela, tapi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku kan? Aku sangat sayang sama kamu, aku pengen juga segera menikah,” gumam Tirta memeluk pinggangnya.
Hot Chapters