Hajatan Tetangga
gerutu kakak sebelum pergi.
"Pah?"
"Iya, Mah?"
"Papah koq gitu, mempermainkan kakak ipar sendiri?"
"Bukan mempermainkan, Mah, tapi memberi pelajaran."
"Kayaknya Papah memang gak akan lulus ujian ini."
Suami tak menjawab lagi, dia kembali pokus dengan HP-nya.
"Duh, Gusti, kembalikan suamiku yang dulu," gumanku.
Kamis sore suami pulang dengan mobil, tidak lagi memakai motor bututnya. Suami memang bisa bawa mobil, di tempat kerjanya dia biasa bawa mobil perusahaan.