Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa
"Memang kenyataan begitu! Menurut Mama mending amnesia gini kamu, Dit. Lempeng, waras, nurut, manis."
"Dan jadi punya 2 istri ya, Ma. Adit sampai saat ini masih nggak percaya kalau punya 2 istri. Nanti kalau Syahdu sudah sembuh kan berarti pulang ke rumah kita ya, Ma. Terus nanti tidurnya gimana? Adit tidurnya sama mereka berdua?"
"Mbuh, Dit."
Celotehan mereka membuatku senyum-senyum sendiri. Sedikit bisa menghiburku disaat panik memikirkan Dinda.