MENJADI ORANG KEDUA
Kurasa, tubuhku tidak bisa melupakan mereka meski aku sendiri tak menyadari jika orang pertama yang kujumpai setelah keluar dari rumah, meninggalkan orang tuaku dibawah guyur hujan yang petirnya menjadi penerangan adalah eyang dan suaminya, lelaki tua yang sorot matanya seolah membawa cerita lain meski hanya dalam potret, karena ia sudah berpulang empat tahun lalu.
Kurasa, kini aku tahu kenapa aku selalu merasa nyaman di dekat wanita tua yang ikut menangis bersamaku.
Nang, apa kamu dengar. Orang yang dahulu menolong kita ada di sini. Pun, mengharapkan kamu segera bangun.
Jadi, cepatlah bangun setelah kamu puas bermimpi, Nang.
Kita ... Kita harus mengucapkan terimakasih bukan?
Sikat na Kabanata