Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Anak Muda

Anak Anak Muda

Dimana kuat bertempur dalam lingkungan pergaulan baru, kuat menghadapi masalah, serta kuat menerimanya, begitupun hal semacam lainnya. Setiap kisah selalu punya makna. “Genggam pena catat peristiwa” begitulah kalimat spontanitas yang dilontarkan pemuda-pemudi yang jauh kulihat namun bisa ku pandang wujudnya, dilihatnya sambil membawa bendera kebangsaannya. Semangatnya 45, teriaknya sungguh menembus gendang telingaku. Kalau saja pisau yang menjadi deskripsi sebuah teriakan itu, mungkin ku sudah tertusuk. Dan cerita pun berakhir.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Penghangat Ranjang Majikanku

Penghangat Ranjang Majikanku

Dan menakutkan di saat bersamaan. Mereka berbicara sedikit. Tentang film lama yang pernah Kevin tonton sewaktu remaja—film yang, secara kebetulan, juga dikenal Ana karena sering diputar di televisi lokal. Mereka tertawa kecil saat sama-sama mengingat adegan lucu dari film itu. Lalu, obrolan berpindah ke makanan masa kecil—nasi goreng sisa semalam, telur dadar gosong buatan ibu, dan jajan sekolah yang kini sudah tak dijual lagi.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Ayo Menikah, Mas Duda!

Ayo Menikah, Mas Duda!

Aroma samar kapur tulis tercium samar, membangkitkan kenangan kelas-kelas kecil di masa sekolah dasar. “Kamu masih ingat taman kecil di belakang rumah nenekmu? Tempat kita sembunyi saat hujan pertama datang? Aku ingat kamu suka melipat daun jambu jadi perahu. Aku menunggu kamu kembali. Tapi kamu hilang. – R” Aster terdiam. Dunia seperti berhenti sejenak. R. Raka. Andre. Semua teka-teki mulai tersambung.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

Dan mungkin ialebih parah karena belum pernah coba wani*a. “Jangan kira aku lupa gimana kita waktu kecil main bonekayang dibuat dari sarung Bapak. Terus kita bikin seperti mirip bayi. Kamu ingatnggak kita juga gunakan mukenah Ibu buat jadi rambut panjang. Saat itu kamuterlihat cantik.” Ini hanya sekedar kisah waktu SD yang berhasil hinggap dibenakku. “Apaan sih? Aku mah malu mengingatnya.” Muka Andi memerah.
10113.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Suami Pelarian

Suami Pelarian

kenangnya. Suara Niken tak berkurang power-nya meskipun sudah malam, malahan ia masih terdengar bersemangat bercerita tentang masa kecil kami. Aku mendengarkannya sembari menjelajah ruang memori di otakku. Bila kuingat lagi, kami sering dijodoh-jodohkan oleh orang-orang di sekitar kami. Aku selalu marah-marah, sedangkan Yudistira cuek tapi senang.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Teha
Halo, Pembaca. akhirnya novel ini tamat juga. Terima kasih banyak untuk Anda yang sudah mampir, jangan lupa baca sampai tamat, ya. Komentar, kritik, dan saran Anda sangat saya hargai. Baca juga kisah saya yang lain, ya, bila Anda belum membaca. Sampai jumpa di kisah selanjutnya. Terima kasih banyak.
repetition
halo, kak. izin promosi. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Baca Semua Ulasan
Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

Kubuat Mantan Suamiku Menyesal

Membuat mata sipit itu berubah menjadi garis manis. “Kita satu SMP dulu di 161 kan?” “Oh… ya! Aku ingat sekarang. Kamu Dina ya? Adina!” Akhirnya kami pun tertawa. Ingatan kecil tentang kenagan selama berseragam putih biru lalu berseliweran di depan mata. Sosok-sosok kecil yang sedang menggali jati diri. Dengan berbagai gelombang pertemanan. Di mana kami masih anak ingusan yang baru belajar untuk menjadi dewasa. Saat masalah terberat dari hidup adalah PR Matematika dan Kimia.
1092.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

“Padahal dulu kita sering banget tidur berdua kayak begini.” Celine menoleh miring, menatap wajah samping sahabatnya dengan senyum kecil. “Iya. Kenapa emangnya?” ​“Sekarang rasanya beda aja.” Kayra ikut memiringkan tubuhnya, menghadap Celine. “Dulu... kita cuma sibuk ngobrolin dosen killer. Makan mi instan semangkuk berdua, sampai begadang nonton film horor tapi ujung-ujungnya ketakutan sendiri. Waktu cepat banget berlalu, ya?”
9.8135.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
LOVE THE LAW

LOVE THE LAW

Ia seperti halaman pertama yang dilipat, menandai bab yang ingin diingat selamanya. Malam berjalan lambat. Mereka berbicara hingga dini hari—tentang masa kecil, buku yang mengubah hidup, ketakutan-ketakutan kecil, dan impian yang tidak berani mereka akui sebelumnya. Di tengah tawa dan bisikan, cinta tumbuh bukan dari janji, tetapi dari keinginan untuk bertahan.
998 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Sejuta Untuk Sekali Menyusui

Sejuta Untuk Sekali Menyusui

“Kamu kelihatan capek. Nayla cerita banyak ya? Pasti nostalgia banget, ya?” Jihan hanya mengangguk pelan. Sorot matanya kosong menatap air di dalam gelas. “Lumayan, ya ... cerita-cerita aja. Dulu kami sering nangis bareng. Jadi ya, agak aneh juga tiba-tiba ketemu dalam versi dewasa kayak sekarang.”
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
SAHABAT DAN  KISAH CINTAKU

SAHABAT DAN KISAH CINTAKU

Ya kenangan tentang sahabat dan kisah cinta moyetku dahulu, bersama Agung cucu dari pak Slamet juragan tanah yang terkenal di zamannya. Ada beberapa sahabat saat aku kecil ada Vina, Evi, Alek dan Agung, ya Agung kisah cinta monyet ku itu. Sudah enam tahun lalu kami terakhir bertemu dan akankah di pertemukan lagi nanti? Kami berlima saat Taman Kanak-Kanak memiliki banyak kenangan, kami belajar bersama dalam satu meja, bermain, bernyanyi dan yang pasti dulu aku masih sering menangis kalau di tinggal mama dan papa untuk sekolah mandiri. Ups malu rasanya. Dan saat yang paling aku kenang adalah saat aku terjatuh dari perosotan di Taman Kanak Kanak, bisa di bilang hal itu sangat sakit, karena lum
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai when we were young menceritakan tentang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status