Mainan Malam Sang Miliarder
Angin malam yang menggoda tak menyurutkan niatnya menikmati seteguk anggur merah yang kini berputar perlahan dalam gelas kristal di tangannya.
Langkah hak sepatu terdengar menghampiri, ragu namun tetap mantap. Sang sekretaris, seorang wanita muda berambut hitam dikuncir rapi, datang membawa tablet di tangan dan setumpuk berkas yang sudah disusun rapi. Wajahnya tenang seperti biasa, namun sorot matanya penuh kehati-hatian. Ia tahu betul siapa yang sedang ia hadapi malam ini.
"Nyonya Clara," ucapnya, membungkuk sedikit dengan sopan. “Laporan yang Anda minta, sudah saya susun sesuai urutan waktu.”
Hot Chapters