GEISHAKU KARMILA
Ayo, serang aku!
Tak ada percakapan lagi, sosok itu kembali menyerang arah dada lelaki tua itu. Namun, gerakan Mbah Sukro jauh lebih gesit. Hanya sekali gerakan, bayangan itu terpental cukup jauh.
"Sek wani karo aku?" sentak lelaki tua itu, marah. (Sek = masih, wani = berani, karo = dengan)
Namun, tak disadari oleh Mbah Sukro. Sosok yang lain tiba-tiba menyerang. Ternyata sosok Kazumi. Yang sedari tadi hanya diam, dengan sorot mata tajam mengarah pada Mbah Sukro.
Hot Chapters