Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

bisik Khai, suaranya parau, tenggelam di antara deru hujan yang menghantam atap gedung. "Jika Anda masih melakukan hal yang menyebalkan lagi, maka saya akan benar-benar mengabaikan Anda," sahut Mao tanpa menoleh. Suaranya rendah namun tajam, sebuah ultimatum yang membuat Khai tertegun.
705 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Naga

Sang Pemburu Naga

Roah mendekat, "Hei, ada apa? Kenapa makhluk ini menggeram seperti itu? Terdengar mengerikan!" "Aku tidak tau ...." Muhan terdiam sejenak, mengikuti arah pandang Moque yang tepat ke arah barat lembah. Geraman Moque makin menakutkan, sampai-sampai mampu memberdirikan bulu kuduk orang-orang yang ada di sekitarnya.
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
Bosku, Mantanku!

Bosku, Mantanku!

Aku tidak tahu bagaimana mendeskripsikan keadaan antara aku dan Pak Mahesa. Mobil yang kami tumpangi, sepertinya lebih tepat disebut rumah hantu yang suasananya sepi dan mencekam. Bagaimana tidak? Salah satu dari kami tidak ada yang mau memulai percakapan untuk mencairkan suasana. Sampai akhirnya bunyi ponsel Pak Mahesa memecahkan keheningan di antara kami.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Air terjun Pangkung! *********************************************************************
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Sanusi buru-buru mengangkat tangan kanannya. "Oh, eh... saya mau kasih tahu yang tadi saja. Mohon izin kalau Mbah Sukemi mau main Hoom Pim Pah jelang maghrib di sini. Nanti saya temani beliau sama sepupu saya, Samsuri. Kami bawa tiker sama bekel, takut Mbah haus atau lapar. Juga autan, biar nggak kena nyamuk..." Prana mengangguk,"Baiklah, Pak. Besok kita juga akan temani beliau di sini"
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Rahang mereka tegas dengan tarikan dagu yang membayangkan keangkuhan. Hanya bedanya, jika seorang yang membawa suling itu menutupi mata kirinya dengan kain, adalah orang yang membawa tongkat bambu kuning gelap itu hanya berdiri di satu kaki yaitu kaki kanan. Merekalah yang disebut Si Maut Kembar. “Apa mau kalian dengan membuat rusuh di sini?” tanya Yang Feng penuh intimidasi. “Aku tak akan pernah percaya kalau warga desa ini bisa mengusik kediaman kalian.”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Semua anggota regu kagum, dan mereka memandang Krisna dengan kagum. Ini adalah Krisna, membunuh Mora level 3 seperti dia sedang membantai orang biasa dengan meriam. Baginya untuk melakukan apa pun yang dia inginkan di hutan belantara yang berbahaya seperti Kota MO, itu terlalu luar biasa! "Semuanya, waspada!" Krisna berbicara. "Mora yang tidak terlalu jauh sepertinya adalah sekawanan Mora tipe semut, dan dari kelihatannya... mereka adalah Semut Argus!"
1066.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Kata Otoy dengan raut wajahnya yang sedikit marah. “Tampan apaan, kulit hitam, mata merah, bertanduk dan punya ekor, tampan dari mana coba? Kamu itu lebih mirip cicak negro bertanduk yang lagi sakit mata tahu!” Kata Sukma. “Eh, kamu ini ya…” “Eh sudah-sudah, kok jadi berantem ih, ga enak tahu, nanti kalau Eyang kebangun gimana?” Kata Maya.
1010.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Baca
+Pustaka
Satu Syarat Sandra

Satu Syarat Sandra

Surga. Moses menyusuri air, membelah riak untuk menghampiri wanita yang baru saja membuatnya lupa cara bernapas. Tapi Sandra malah mengitari hot tub persegi yang lebarnya cukup untuk enam orang dewasa. Menghindar dari intaian Singa jantan lapar itu. Sepertinya Moses menikmati permainan mereka, terhibur. Dia tidak terburu-buru untuk menyerang targetnya. Ini hanya masalah waktu sampai mangsanya duluan lelah dan menyerah.
1056.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai mobah mosik kersaning hyang sukmo
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Dindra kaysan
Kaka author bikin Sandra tegas donk, tinggalin Moses untuk pelajaran ke dia jgn seenaknya msh memfasilitasi jessica..... toh keillie bukan anak kandung Moses.... masa sebegitu nya sih Moses dg bermacam dalih.... sebenarnya cinta gak sih Moses sm Sandra apa cm kepura-puraan aja....
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status