Cinta Dalam Sangkar Rahasia
“Averine. Dulu, waktu aku pertama tinggal di rumah ini, aku bahkan gak bisa percaya seseorang akan peduli kalau aku hilang. Tapi malam ini, lihat kamu berdiri untuk bantu aku, even ketika kamu tahu tubuhmu gak bisa diajak kompromi, itu... lebih dari cukup buat aku.”
Averine menunduk. “Aku gak mau kamu ngerasa aku... mencuri momenmu.”
“Kamu gak mencuri,” jawab Eira mantap. “Kamu malah memperkuat malam ini. Buatku, ini bukan cuma pameran lukisan. Ini momen di mana kita... jadi keluarga. Yang kelihatan. Yang nyata.”
Hening sejenak. Darian mengusap tengkuknya sendiri, mencoba menahan emosi yang tiba-tiba naik ke tenggorokan.
Hot Chapters