Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam
Ia merasakan getaran lembut dari pecahan cermin itu, bukan ancaman, bukan bisikan jahat, tapi seperti ucapan terima kasih.
Seolah roh-roh yang dulu tersiksa kini benar-benar telah menemukan kedamaian mereka.
Setelah sesi singkat itu, Adrian dan Raina berjalan di lorong museum yang panjang. Karya seni, artefak kuno, dan foto-foto sejarah kota memenuhi dinding.
Bagi Adrian, semua itu terasa sekunder dibandingkan kotak kaca yang menyimpan cermin giok. Setiap langkahnya terasa ringan, berbeda dari beban yang ia rasakan bertahun-tahun sebelumnya.
Bab Populer