Godaan Hasrat Terlarang Ayah Temanku
Dengan posisi Damian yang sedang rapat tertutup dengan dewan komisaris, Joanna merasa tidak punya pilihan selain menghadapi wanita ini secara langsung agar tidak terjadi keributan di depan publik kantor.
Kafe itu sepi, hanya ada beberapa eksekutif yang duduk berjauhan. Clara duduk di pojok ruangan dengan menyilangkan kaki, menyesap espresso tanpa gula.
Ia menatap Joanna yang duduk di hadapannya dengan ekspresi yang sangat tenang, seolah sedang mengamati spesimen di bawah mikroskop.
“Kau tahu, Joanna,” Clara memulai pembicaraan tanpa basa-basi. “Ada perbedaan yang tidak bisa dijembatani oleh uang atau cincin berlian sekalipun. Itu disebut kelas.”