Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Castle

Castle

Suara aliran air dari air mancur menambah kesan damai dan menenangkan. Seperti biasa, Tom akan memelukku dari belakang dan mengecup leherku menikmati udara malam yang menusuk. Aku menikmati udara malam yang dingin serta sentuhan lembut dari jemari Tom yang menyentuh tubuhku perlahan-lahan.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
Mémoire

Mémoire

Dia meringis merasakan hatinya yang seolah tercabik dan jantungnya yang seolah kehilangan iramanya untuk berdetak, matanya menatap kosong dan nanar. "Sialan, Kau jangan bercanda monkey. Mana bisa aku menjaga semuanya sendirian, bangun sialan! Aku tidak akan bisa tanpamu" Sharon berteriak kencang. Sèanne terisak makin menjadi, dia menangis histeris melihat pria yang selama ini mengisi hidupnya sekarang tak bergerak sama sekali. Rasa bersalah, penyesalan, rasa sakit, rasa takut, rasa kehilangan memenuhi dadanya saat ini.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Dave hanya diam, seperti menungguku untuk melanjutkan perkataanku. “Crimpsonmoon pack merupakan salah satu pack terkuat di negara ini. Bukankah sangat aneh jika sampai saat ini tidak satupun masalah yang terjadi pada kita semua. Aku mungkin terlalu berlebihan memikirkannya. Tapi, mereka memiliki pengaruh besar dalam negara ini. Akan sangat aneh jika sampai detik ini kita sama sekali tidak mendapatkan dampak apapun dari peristiwa itu.” Tanganku meremas erat seprei tempatkku duduk saat merasakan sengatan aneh dalam dadaku. Kegelisahanku yang selama ini kurasaan terasa semakin nyata saat aku mengungkapkan apa yang ada dalam pikiranku. Dave masih mencengkram tatapanku dengan manik dark greynya.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Tok! Semua aktivitas di meja makan terhenti begitu saja, sayangnya silver yang mengunyah daging langsung terbatuk akibat daging yang tersangkut di tenggorokannya, terlalu terkejut. Ketukan di pintu segera terhenti, disusul oleh sebuah suara "Selamat malam, bolehkah aku masuk?" Suara itu terdengar tajam, tersendat dan monoton. Seperti suara monster yang mencoba menirukan suara manusia hidup, tapi gagal dengan mengerikan.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

"Aku tadi melihatmu menyeringai. Kenapa kau seperti itu, Arjuna?" Kali ini ada ketegasan yang terdengar jelas dari balik kelemah lembutan nada bicara Gayatri. Apalagi tatapan bola matanya yang berwarna coklat terlihat tajam memandang Arjuna. Seakan ada intimidasi yang menghujam. Untuk mengorek kejujuran lawan bicaranya. Note: 1. Bade: Tempat wadah mayat untuk upacara ngaben.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
MEMORY

MEMORY

Sedangkan Violet tersenyum senang. "Huft! Oke, kuat pelan sedang!" Ucap Danis. Dan yang lainnya dengan serempak mengeluarkan jari masing-masing. Danis mulai membaca mantra lagi dan berhenti di kata pelan. Mau bernafas lega pun tak bisa, karena mau pelan atau kuat sekalipun tak ada yang enak kalau di gelitik. "Kosong kosong satu...satu satu dua...dua dua tiga..." Ucap Violet dengan semangat tiap melakukan batu gunting kertas untuk menentukan berapa banyak hukuman yang di dapatkan para pemain.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
BOSSY

BOSSY

Ava mengenakan tudung hoodie kebesarannya dan memeluk dirinya sendiri. Ava memandang kosong jalanan di depannya. Benar kata Alana, hidup Ava terlalu monoton. Tidak ada hal menantang yang membuat Ava bersemangat, tidak ada hal menarik dalam hidupnya. Semua terlalu membosankan. Dan Ava berharap, seseorang datang kepadanya dan memberikan warna-warni kehidupan di hidup Ava yang membosankan. Di persimpangan jalan menuju rumahnya, Ava mengerjap dan menghentikan langkah. Ia melepas kaca matanya dan mengusap-ngusap pelan matanya. Lalu memasang kembali kaca mata bulatnya.
107.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
Brittleness

Brittleness

Saat berada pada titik klimaks, bukan nama Irene yang keluar dari bibir Ronan, melainkan Ronan menyebut nama Evelyn. Tentu saja Irene mendengarkannya dan mendadak mood Irene menjadi naik, tapi apa bukannya Irene menghentikan permainan tersebut. Justru Irene memanfaatkan ketidak sadaran dari Ronan. Irene terus memancing Ronan agar terus dalam keadaan ON. Irene ingin Ronan mengeluarkan cairan nikmatnya berkali-kali di dalam rahimnya. Tentu saja agar Irene segera hamil mengingat Ronan adalah anak orang kaya.
9.95.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai monoton
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Glow Peridote
Ceritanya bagus bangeeeet! Bikin penasaraaaan! Gila bunuh aja bapaknya! Kesel aku tuh sama bapaknya!!! Kesian anaknya....Gila hebat banget ini authornya bisa bikin pembaca ngerasain emosi dari tokohnya. KEREN BINGITS!!!!
Marrygoldie
ceritanya berasa nyata. suka sekali. kasihan banget anak-anak broken home. pelajaran untuk orang tua yg harus bersikap lebih baik kepada anak. Bacaan yang Bagus dan penuh pelajaran. wajib masuk library nih
Baca Semua Ulasan
Adoration

Adoration

Bibirnya mendadak monyong, ini pertanda bahwa perasaannya sedang tak nyaman. “Coba sekarang Bunda yang tanya. Apa yang lagi Soga pikirin?” ucapnya berharap Soga terbawa permainannya. “Mikirin Bunda,” jawabnya lugu. “Mikirin Bunda yang lagi sakit atau pernikahan Bunda?” “Dua-duanya.” “Kalau yang buat Soga pusing tentang sakit Bunda atau pernikahan Bunda?” “Pernikahan Bunda.”
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai monoton
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status