Bos Besar Di Balik Meja Kuliah
Tapi pria bajingan bertubuh gemuk itu justru menantang Reagan.
Mereka tidak takut dengan yang kejam, tapi mereka takut dengan yang kejam dan kuat. Pria di depan mereka sangatlah kuat, seperti Dewa Asura.
“Majulah!” kata Reagan. Sedangkan beberapa orang yang tersisa ini justru ingin kabur. Reagan mematahkan tulang mereka satu persatu, yang tersisa hanyalah istri dari si bos kredit dan adiknya yang gemuk.
"Kamu memang berhasil mengalahkan anak buahku, tapi aku akan menebas lehermu!" Adik bos itu tertawa mengejek, langkahnya mendekat, "Kamu akan merasakan pedihnya kematian di tanganku!"