AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU
Mereka berdua berjalan mendekat, terpaku oleh narasi visual yang tersaji di hadapan mereka.
Mural itu dimulai dari sisi paling kiri yang diselimuti warna gelap pekat. Pahatan itu menggambarkan ribuan manusia purba yang kurus kering, saling membantai, menangis, dan merangkak di atas tumpukan tengkorak. Di atas keputusasaan itu, dari asap hitam penderitaan mereka, terkumpul sebuah pusaran energi raksasa berbentuk monster tanpa wajah dengan mata-mata yang mengawasi dari kegelapan.