Mantanku Kembali
kataku sambil bersandar di sofa, mengangkat kaki yang sakit ke atas bantal.
Sambil menunggu, kami menyalakan televisi dan menonton acara komedi. Tawa dan canda dari layar membuatku merasa lebih ringan, meskipun rasa sakit di lututku masih terasa menyengat. Aku berusaha untuk tidak memikirkan ketidaknyamanan itu dan lebih fokus pada momen yang menyenangkan bersama Maya.
Namun, saat kami sedang asyik menonton, ponselku berbunyi. Melihat layar, aku melihat pesan dari Adrian. Hatiku berdebar, harap-harap cemas saat membaca isi pesannya.
Hot Chapters