Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

desah Radit, keringat menetes di dahinya. “Sama… bareng… sekarang!” Maya menjerit. Tubuh mereka menegang bersamaan. Radit menyemburkan cairannya panas dan tebal ke dalam kewanitaannya, berdenyut-denyut kuat. Maya orgasme hebat, dinding kewanitaannya menggigit kejantanannya, memeras setiap tetes. Mereka bergetar lama, napas saling bercampur, tubuh saling menempel basah oleh keringat.
9.8111.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
MADU YANG KUPILIH

MADU YANG KUPILIH

ucapku menenangkan mama. "Terbuat dari apa hatimu, nak! padahal luka ysng kami torehkan begitu dalam untukmu, tapi kamu masih tetap memikirkan kebahagiaan orang-orang yang telah menorehkan luka itu." ujar maya tertunduk. "yang lalu biarlah berlalu ma, Aruna ikhlas." aku tersenyum tipis dihadapan mama, memberi pertanda jika aku baik-baik saja, meskipun didalam hati ini rasanya seperti ditikam belati.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
Mantanku, Iparku

Mantanku, Iparku

ucap Kamila sinis. "Ngapain kamu marah-marah?" tanya Wahyu. "Itu, Mas. Mama nelfon hanya nyeritain kalau Sahara dibuatkan rumah makan sama Miko. Mama tuh suka pamer kalau anaknya yang satu itu berhasil. Coba kita yang sukses mereka diam aja," gerutu Kamila. "Mungkin maksud mama bukan pamer, tapi dia ingin berbagi kebahagiaan yang diterima Sahara sama kita," ucap Wahyu.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Bau anyir dari darah mayat segar itu, tercium begitu menyengat di hidungnya hingga membuat dirinya seketika langsung menghentikan laju kendaraannya. Arkan lalu keluar dari dalam mobilnya dan memuntahkan semua isi perutnya. Saat itulah kembali dia dikejutkan dengan hal yang aneh. Muntahannya tiba-tiba terlihat keluar hewan melata berwarna putih begitu banyak. Seketika ekspresi wajah Arkan mendadak terkejut dan mulai ketakutan saat hal misterius ketika ia merasakan sendiri bagaimana munculnya hewan melata secara tiba-tiba di sana.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
Mahar Kedua

Mahar Kedua

Bergelut dengan pekerjaan yang disukai memang menjadi hiburan tersendiri. Plak! Kutepuk nyamuk yang hinggap anggun di jari tengahku. Aku melongok ke luar jendela yang tadi kubuka lagi, hari sudah semakin sore, pantas saja para nyamuk sudah mulai beroperasi. Saat tanganku meraih jendela kayu, terlihat dua sosok di rumah sebelah sedang tersenyum. Mas Asyraf berpamitan dan mengulurkan tangannya kepada Mbak Hanna. Tak ingin berlama-lama melihat adegan tersebut, segera kututup jendela kayu.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Nabi Yunus pun lekas berdoa agar segera dikeluarkan dari perut ikan paus لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنۡتَ سُبۡحٰنَكَ ۖ اِنِّىۡ كُنۡتُ مِنَ الظّٰلِمِيۡ Arab latin: laaa ilaaha illaaa Anta Subhaanaka innii kuntu minaz zaalimiin Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim." Dzikir dan doa Nabi Yunus dikabulkan Allah SWT sehingga dia dikeluarkan dari perut salah satu hewan terbesar di dunia tersebut. Allah SWT juga membantu Nabi Yunus dalam proses pemulihan hingga siap kembali berdakwah.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Pagi itu di rumah Mbah Parjo suasana masih hening. Hanya terdengar kicauan burung perkutut dan kokokan ayam jantan bersahutan. Lampu di teras rumah Mbah Parjo masih menyala yang berarti para penghuninya masih terlelap tidur atau ada aktifitas lainnya. “ Aaahh ... aaahh .... ayo pak lebih cepet .... ak dah mau keluar ..... ssttttt... ssttttt” bisik Cyntia sambil terus berdesis seperti ular.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Aku mengesan kemarahan dalam suara Daffar. Mazdak terbahak. “Kita adalah bagian dari Anbar, jadi jika ada salah satu penduduk Shrim yang mati karena tak lolos uji, kurasa kita nggak akan kehilangan apapun,” sahut Mazdak enteng.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai monyet marah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status