Misteri di Rumah Mertua
Termasuk Mama dan Papa.
"Yasudah, Pah, Mah. Aku berangkat sekarang, ya?" kataku akhirnya.
"Iya, hati-hati bawa mobilnya," ujar Papa.
"Siap. Papa dan Mama jangan berantem terus, malu sama tetangga. Masa, sudah tua kayak kucing dan tikus. Yang akur, ya? Biar sehat jasmani dan rohani."
Mama mengerlingkan mata saat aku bicara seraya mengulurkan tangan ingin bersalaman. Sedangkan Papa, ia hanya berdehem saja tanpa memperlihatkan ekspresi yang tidak suka.
Hot Chapters