Suara Desahan Di Kamar Iparku
Fahira Khanzacerpen menikah dengan bosadikku kekasihkudosenku suamikupesan untuk suamiku
Mama mengangkat tangannya, mengarahkan jari telunjuk tepat di depan wajah ibu.
"Kau bilang hanya kesalahpahaman?! Kau, anak lanangmu, dan juga menantumu telah menipu putriku satu-satunya dengan begitu kejamnya," ucap Mama penuh penekanan. Terlihat wajah itu begitu geram. Sedangkan Ibu mertua hanya menundukkan kepala saat mendapati perlakuan kasar dari Mama.
Begitulah Mama. Jika dalam keadaan mode baik, mama akan baik luar biasa. Tapi jika melihat putrinya ditipu habis-habisan, kemarahan Mama bisa terbilang luar biasa.