Bara Dendam Sang Prabu Boko
"Menyusup, Nenek Agung Mayang? Hamba kurang memahami maksud Paduka."
Mayang Salewang tersenyum tipis, senyum yang mengandung pengetahuan masa lampau dan strategi masa depan. "Ya, Nakmas, menyusup. Bukan dengan jubah prajurit dan keris tersembunyi, melainkan dengan penampilan yang paling rendah hati. Menyusuplah sebagai seorang silpin muda—seorang pemahat atau pengukir—yang berasal dari desa kecil Pengging, yang seolah-olah berkeinginan tulus untuk belajar seni ukir patung Siwa Tantra. Lepaskan sementara gelar agung Mahamentri yang kini kau sandang, tanggalkan pula segala kemewahan dan tanda kebesaran dari Mamatripura. Pakailah sebuah nama baru, sebuah identitas sederhana namun penuh makna. N
ตอนยอดนิยม