I Love You, Mr. Brewok
Aku ingin sekali menciumnya dan membisikkan betapa cintaku sudah dia miliki seutuhnya, tapi akhirnya hanya pelukanku yang kueratkan, tangisku semakin kencang.
“Aku mencintaimu, Mas Ferdian” ucapku dari dalam pelukan.
“Aku juga mencintaimu, Muffin. Sangat sangat mencintaimu”
Malam itu aku pulang memasang wajah gembira tak tertahankan sepanjang perjalanan. Di mobil “Pejabatnya” aku tak henti-henti tersenyum, berulang-ulang kali kuucapkan kata cinta, berulang-ulang aku memandang penuh cinta. Tanganku, di mana jari manisku indah dilingkari “Promise Ring” yang dia berikan, diciumnya berkali-kali.
Capítulos Populares