Istri Yang Kau Hina, Incaran Mafia
Dia meremas kuat sandaran sofa sampai kuku-kukunya memutih.
"That's right, baby."
________________________________________
Marvelion duduk di sofa dengan santai, mengenakan celana panjang yang tadi ia lempar asal, sementara Mona masih terbungkus selimut yang ia tarik dari kamar. Mata Mona memandangi Marvelion dengan ragu, perasaan bercampur aduk antara cinta, marah, dan kebingungan.
Marvelion menyalakan rokoknya, lalu menatap Mona dengan senyum miring. "Kenapa tatapanmu seperti itu, Mona? Jangan bilang kamu menyesal," katanya dengan nada yang dingin, berbeda dengan malam sebelumnya.
Hot Chapters