Cinta di Bumi Turky
ucap Canzu tenang, pandanganya tidak beralih dari dokumen yg bertumpuk di mejanya, tanganya masih sangat sibuk mencoret-coret beberapa lembar, sebelum akhirnya dia berhenti dan memandangi orang yang barusan saja datang secara tidak sopan itu.
"ada waktu sekarang?" Dengan muka agak badmood Xavi mengehempaskan pantatnya di kursi, dia menghembuskan nafas penat.
”ada yg penting?" Canzu memandangi Xavi dengan seksama di mejanya.
"Mengenai?" Dahinya agak berkerut, Xavi langsung memandang Canzu tajam.
"Hatice, pujaan hatimu itu sedang menelusuri ke Paris sekarang, barusan saja aku ditelepon oleh tanteku disana"
Hot Chapters