Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku
Tubuhnya yang mungil terangkat sedikit dari lantai, dan punggungnya menghantam cermin besar di belakang meja rias hingga kaca setebal satu sentimeter itu retak seribu, mencerminkan wajah mereka yang terdistorsi.
"Kamu terlalu banyak bicara, Claudia," desis Ervan tepat di depan wajah wanita itu. Matanya memerah, menunjukkan kegilaan yang sudah tidak terbendung oleh norma apa pun. "Aku sudah memperingatkanmu berkali-kali, jangan pernah sekali pun menghalangi jalanku atau mencoba mengusik ketenanganku."