Daster Buat Istriku
Aku tahu, dia masih merasa sangat malu.
“Karena cinta,” jawabku lugas, cepat, dan tanpa memikirkan Mbak Viona, papanya …, juga misinya.
“Sejak kapan?” Suaranya terdengar lagi, begitu pelan, begitu lembut.
“Entah, aku tidak tahu,” jawabku jujur. Ya, karena aku memang tidak tahu sejak kapan aku jatuh hati padanya.