Tergoda Jerat Manis Sahabatku
Jemarinya menjelajah, menyusuri tubuh lelaki itu dengan sentuhan-sentuhan lembut nan manja.
“Ingat, Yudha! Tak ada cinta di sini, hanya kesenangan!” bisik Wulan sembari berpindah ke pangkuan Yudha. “Puaskan aku.”
“Aku takkan mengecewakanmu,” balas Yudha lirih. “Tapi kau harus bersabar! Tak baik jika langsung ke tujuan.”
“Aku tak kuat lagi, Yudha!”
“Sempatkan beberapa menit untuk membuat dirimu lebih hangat. Sudah lama kau tak melakukannya, bukan?”