KELAMBU MERAH JAMBU
kata Arunika sebelum memberiku kuliah panjang kali lebar sama dengan luas persegi panjang, "Gue kan udah bulang sama Lo, dulu, kan? Kalau Lo setengah-setengah, mending nggak usah, deh. Entar yang ada juga Lo bakalan nyesel, bakalan sakit sendiri. Nah, sekarang terbukti kan, omongan gue?"
Sekali lagi kukatakan, semua yang dikatakan Arunika itu benar … Bagaimana lagi? Papa sudah berada di tepi jurang, nyaris terjatuh. Mana tega aku membiarkan itu terjadi? Papa, my forever hero in my life. Dia yang selalu ada untukku di saat aku terjatuh, sakit, gagal … Merengkuh dan membantuku untuk bangkit lagi. Melangkah lagi dan terus berjalan, meskipun begitu banyak kerikil sandungan.
Hot Chapters