Jodoh Di Tangan Papa
Informasi tersebut membuat Rachel mengerjap beberapa kali, bukan bagian Aarash yang akan survey tempat bersamanya Papanya tapi juga pria tampan yang bukan siapa-siapa di depannya itu memanggil Papa Kenzi dengan sebutan Papa bukan Om seperti yang seharusnya.
Dan juga, sejak kapan sang Papa bisa dekat dengan sahabat prianya.
Sebagai anak semata wayang, Papa Kenzi sangat posesif, selalu under estimate atau negatif thinking pada setiap teman pria yang mengantar Rachel pulang ke rumah, itu sebabnya Rachel enggan memiliki kekasih.
Aarash tergelak melihat ekspresi wajah Rachel yang tampak bingung.
“Kok mukanya gitu?” Aarash bertanya disela tawanya.